Showing posts with label poem. Show all posts
Showing posts with label poem. Show all posts
Sekeping Impian..
Unknown
Teruntuk yang telah mengajarkanku tentang sekeping impian
Membekaliku dengan secercah harapan
Mengenalkanku dengan tempaan perjuangan
Sebagian dari impian yang terwujud 2 tahun ini, ada sekeping impianmu dan sekeping impiannya.. dan juga Tuhan yang telah menjadikannya nyata..
Dari sudut kamar kecilku di Kumamoto, Jepang
Ditemani senandung lagu Yui-Goodbye Days kesukaanmu
Serta seberkas memori saat aku melintasi barisan bambu di Arashiyama dan meresapi terpaan gerimis di Lake Biwa Aqueduct
Sekali lagi aku percaya.. bahwa setiap orang yang ditakdirkan hadir di kehidupan kita pasti mengajarkan sesuatu hal selama kita bisa memaknainya
Tunas sudah perjalananku di Kyoto
Mewakilimu melihat langsung tempat-tempat yang selalu ingin kau datangi
Terimakasih atas titipan pelajaran hidup yang sungguh berharga
Terimakasih atas semuanya..
Selamat ulang tahun dan selamat menempuh hidup baru, Uda
smile emotic
8:36 PM
dreams
,
nostalgic
,
poem
,
reflection
Semangkuk Kitsune Udon
Unknown
Jika waktu tak kasat mata
Jika waktu itu bernyawa
Mungkin hanya waktu yang tak mau tau perasaan manusia yang selalu dipermainkan olehnya
Ditulis dari sudut sepi Hanamaru Udon
Sambil bercengkrama dengan semangkuk kitsune udon
Membayangkan detik-detik kepulangan menjelang
Disini aku.. memutar kembali ingatan..
6:39 PM
food and beverage
,
inspiring
,
nostalgic
,
photo story
,
poem
,
quotes
,
reflection
Gie's Poem.. Let the Dead be Dead!
Unknown
"Semua kenangan-kenangan yang manis terbayang kembali, dan aku sadar bahwa semuanya akan dan harus berlalu. Ada perasaan sayang akan kenangan-kenangan tadi. Aku seolah-olah takut menghadap ke muka dan berhadapan dengan masa kini, dan masa lampau terasa nikmatnya. Tetapi aku mempunyai kesadaran yg teguh, bahwa Let the dead, be dead. There are men and women so lonely. They believe, God too is lonely." - Soe Hok Gie
11:20 PM
inspiring
,
poem
,
quotes
,
reflection
The Sunset Myth..
Unknown
Ada yang bilang senja itu romantis, dan hari ini aku membuktikannya. Di bawah naungan langit senja, aku dan "dia" duduk diam bersisian di pembatas jalan. Merekam moment selaksa senja dari celah viewvinder, bermain aperture, merangkai komposisi, luruh hanyut dalam imajinasi, hanya kamera kami yang bersuara.
Sekerjap senja berlalu, mengakhiri pertemuan ajaib kami. Aku dan "dia" yang pertama kali tak sengaja jumpa di suatu hari di kala senja, mungkin kelak akan lupa moment selaksa senja ini. Namun, jika ini salah satu scene dramatis dalam sebuah drama, tentu aku berharap Deva Mahenra yang jadi pemeran prianya. Lalu aku akan bertanya, "Suka motret juga ya? Boleh aku lihat hasil jepretanmu?". - The End -
11:21 PM
discovery
,
nostalgic
,
photo story
,
poem
,
something freaky
,
sunset
Sejenak Berhenti
Unknown
Saat langkah kakimu mulai tertatih
Saat sinar harapan semakin memburam dihapus kenyataan
Saat hatimu terasa berat menahan buncahan
Di saat-saat itu
Mungkin kau hanya harus sejenak berhenti
Merapikan kembali lubuk hati
Merelakan yang semestinya pergi
Tapi ingatlah, kau tak akan pernah sendiri
Selama masih ada Tuhan di ujung jalan
Selama kau terus berusaha, percayalah, (semoga) akan ada harapan baru yang lebih bersinar di seberang jalan sana
Pengganti harapan-harapan yg sudah terlanjur memburam
Dan kau akan bisa melangkah lagi
5:09 AM
experiences
,
inspiring
,
poem
,
quotes
,
reflection
Tentang Kenangan..
Unknown

6 tahun yang telah aku lalui di kota ini
Hanya akan terangkai menjadi 1 kata
KENANGAN
Melekat erat dalam memori
Namun tak bisa terulang kembali
Malang, 21-07-12, 22:21, @kamar kost Watu Gong 3X
10:21 PM
inspiring
,
poem
,
reflection
Sebuah Pesan Yang Tak Akan Pernah Tersampaikan
Unknown
Dulu, di setiap tanggal ini, di bulan juli
Aku meminta uang saku lebih pada ibuku
Untuk membelikanmu hadiah
Lalu menuliskan "Selamat Ultah" di kartu ucapan untukmu
Dulu, di setiap tanggal ini, di bulan juli
Kita saling bertemu
Merayakan hari ulang tahunmu
Dan kau akan menraktirku
Semangkuk es campur di dekat gang rumahmu
Sejak 8 tahun yang lalu
Hingga kini
Di setiap tanggal ini, di bulan juli
Aku tak bisa lagi menemuimu
Untuk merayakan hari ulang tahunmu
Memberimu hadiah
Atau hanya sekedar mengucapkan "Selamat Ultah"
Dan kau pun tak bisa lagi menraktirku
Semangkuk es campur di dekat gang rumahmu
Kini, di setiap tanggal ini, di bulan juli
Hadiah untukmu hanyalah do'aku
Ucapan untukmu "Semoga Kau Tenang di Sana"
Karena engkau telah tiada
Tinggalkan kenangan
Dan sepenggal nama yang tak pernah lagi tereja
Elisa Rossa Yuliana
10 tahun kita sobatan, 10 tahun kita lalui bersama
Hingga akhirnya maut membawamu pergi dariku
Dan sejak saat itu kisahmu terhenti dari catatan kehidupanku
Kini,
8 tahun sudah kepergianmu
8 tahun sudah aku lalui hari-hari tanpamu
8 tahun yang semakin membuatku tersadar
Kaulah Sahabat Terbaikku
P.S:
Warung es campur langganan kita dulu, yang di dekat gang rumahmu itu, sudah lama dibongkar
Malang, 09 Juli 2012
Met Ultah ya, El :)

10:52 PM
poem
,
reflection
Cassiopeia
Unknown

You are untouched star
That stucks in far away galaxy of my own fantasy
You sparkling me all night
With your tender light
Slowly but for sure
I've been touched by
Your kind and warming soul
The way you carry yourself
Always make me believe
Yes, you are!!
The one whom I've been searching for
I love the eyes' smile of yours
When you laugh, or
When you seem so serious reading your book
I love it, even when you're doing nothing
I can say I love everything
Everything about you
Poor me, I hit by harsh reality
Just like untouched star in fantasy galaxy used to be
Which almost can't be seen in day light
And get blurry when it rains at night
That's the way you are to me
Unreachable
I guess it's time for you to be away, isn't it?
Malang, 10-06-12, 03:06
Tentang..
Unknown
Aku tertegun dalam bimbang
Tentang perasaan
Yang selalu ingin ku pungkiri
Namun tak mampu ku akhiri
Aku terjebak dilema
Tentang harapan
Yang tak mungkin terpenuhi
Namun tak jua ku sadari
Aku tertahan cinta
Yang tak pernah ku bayangkan
Datang seiring dengan penantian
Malang, 10-06-12, 00:48
Sepatah Kata..
Unknown
Sepatah kata
Ungkapan makna
Untaian rasa
Sebuah pertanda
Apalah arti
Sepatah kata
Jika di hati
Lebih menggema
Namun hati
Tak bisa diduga
Tanpa sepatah kata
Yang mewakilinya
Haruskah ku ucap?
Sepatah kata itu
Agar hatimu mendengar
Sepatah kata
Yang selalu menggema
Dalam hatiku
Malang, 10-06-12, 00:04
(Sepatah kata dariku,
Tak akan pernah terucap untukmu)
Di Balik Selaksa Senja
Unknown
Selaksa senja biaskan sinar menggurat pipi
Rona wajah merekah
Mata pelan mengerjap, pancarkan binar
Seuntai senyum tersungging di bibir tipis
Membias senja lebih dramatis
Dari balik selaksa senja aku memandang sesosok rupawan
Yang selalu terlintas dalam angan
Memenuhi rongga dalam perasaan
Merusak mimpi dengan fiksi dan ilusi
Hanyutkan diri dalam rindu tak terperi
Sosok yang terasa jauh nian
Ia menatap
Aku terhentak
Namun hanya hening yang tercipta diantara kita
Ia tersenyum
Aku gemetar
Sejenak aku terpikat
Melupakan selaksa senja yang semakin pekat
Malang, 09-06-12, 20:05
(Sebuah dilema muncul kembali)
Kehidupan..
Unknown
Pagi ini
Saat aku bangun, membuka mataku
Dan merasakan nafasku masih ada
Aku sadar, aku masih hidup
Saat aku bangun, membuka mataku
Dan merasakan nafasku masih ada
Aku sadar, aku masih hidup
Saat mentari terbit di ufuk timur
Dan biaskan sinar yang menembus tulang pipiku
Aku sadar, setiap kehidupan mempunyai makna
Akan selalu ada masa lalu
Masa sekarang
Dan masa depan dalam kehidupan
Seperti saat aku bangun dan membuka mataku pagi ini
Pagi kemarin, atau mungkin esok pagi
Seperti itulah kehidupan akan terus berjalan
Karena kehidupan tak akan pernah mati
Karena akan ada kehidupan abadi setelah mati
Maka renungilah dan syukurilah
Dan ingatlah hakekat hidupmu
Karena hidup adalah anugerah dariNya
Yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapanNya
Malang, 01-01-2012
(Aku bersyukur aku hidup!! :)
5:30 AM
inspiring
,
poem
,
reflection
Dilema..
Unknown
Mendekat
aku tak mampu
Namun
menjauh kian tak sanggup
Dari
kejauhan aku mengharapmu
Di
setiap sujudku terlafadzhkan namamu
Taukah
kamu?
Kau
biaskan cahaya di mataku kala aku memandangmu
Malang,
29-11-11, 20:32
Dear: SAHABAT..
Unknown

Teman,
Tak sabar kunantikan mentari pagi menjelang Agar aku bisa menatapmu tampak menawan
Dengan setelan hitam-putih berdasi
Bersiap hadapi hari yang paling menentukan
Dan ku harap malam ini cepat berlalu
Agar terasa singkat waktuku
Menunggumu di ujung sudut
Dengan senyum haru di bibirku
Lalu memelukmu seraya berucap:
"Selamat.. Gefeliciteerd"Selamat menyongsong hari yang baru
Selamat menyambut masa depanmu
Selamat berjuang wujudkan impian
Kawan,
Ijinkan aku tersenyum untukmu sekali lagi
Ketika ku tau nanti
Impian itu terwujud pasti
Keep Your DREAMS alive!!!
4:43 PM
friendship
,
poem
Hujan..
Unknown
Terdiam ku di sini
Duduk telungkup mendekap lutut
Merelakan senja yang tak jua datang
Hujan pun berselang
Membawa udara dingin yang merambat
Memenuhi cakrawala
Di setiap sudut langit luas yang membentang
Di atas tempatku berpijak
Bintang selaksa malu pancarkan sinarnya
Malang, 21-04-10, 21:42
Duduk telungkup mendekap lutut
Merelakan senja yang tak jua datang
Hujan pun berselang
Membawa udara dingin yang merambat
Memenuhi cakrawala
Di setiap sudut langit luas yang membentang
Di atas tempatku berpijak
Bintang selaksa malu pancarkan sinarnya
Malang, 21-04-10, 21:42
Tentang Seseorang..
Unknown
Yang menangis bersamamu, lalu menghapus air matamu
Yang memberimu ketegaran
Yang mendekapmu dalam kehangatan
Yang memperhatikanmu dengan caranya
Memandangmu dengan caranya
Mencintaimu dengan caranya
Yang mungkin kadang tak bisa kau mengerti
Mengenalkanmu dengan hidupnya
Dengan impiannya
Dengan perjuangannya
Dia
Yang menjanjikan akan selalu ada untukmu
Suatu saat nanti
Suatu saat nanti, tapi itu pasti
Dia akan menjadi seseorang yang kau cintai melebihi siapapun
Akan menjadi seseorang yang tak bisa kau lupakan
Menjadi seseorang yang terukir dalam di hatimu
Meski kini ia tak lagi ada untukmu
Tapi percayalah
Dalam kekangan egonya ia bertahan menyayangimu
Tetap memberikan dukungan untukmu, meski tak terlihat
Memberikanmu cinta
Yang mungkin tak lagi kau rasa secara nyata
Ia akan terus di sana
Karena kau yang paling tau
Seberapa besar cintanya untukmu
1:30 AM
love
,
poem
,
reflection
Bromo-ku
Unknown
Kau lukis jutaan bintang di langitmu
Kala hawa dingin merasuk
Teteskan embun di pucuk-pucuk pinus meranggas
Namun sayang kabut sembunyikan sisi keindahanmu yang lain
Hingga saat fajar menyingsing
Sibakkan cantikmu berbingkai lautan pasir
Aku rindu padamu Bromoku
Masihkah kau seindah dulu
Dua tahun lalu saat aku pertama kali menyapamu
(1 day before road to Bromo, 31-12-09)
10:44 AM
poem
Di Sana Bukan Tempatku Lagi
Unknown

Di
sini aku
Menyusuri
jalan basah dari sisa-sisa guyuran hujan
Melaju
tanpa arah
Tak
tau kemana tujuan
Yang
ku tau hanyalah terus melaju
Ku
belokkan motorku menuju gerbang kampus
Menyapa
semburat kosong gazebo
Dan
bundaran depan rektorat
Lalu
melintasi bumi abang biru arek mesin
Kini
ku berhenti di persimpangan
Memandang
jauh kedua tempat itu
Tempatku
dulu habiskan sisa waktuku
Inginku
kesana sekedar curahkan rindu
Namun
langkah terhenti
Di
sana bukan tempatku lagi
Malang,
25-12-09, 18:06
(Detik-detik
menjelang lengser dari organisasi,
Seperti
kehilangan separuh jiwa)
6:06 PM
poem
,
reflection
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)






.jpg)




