"Wish Coming True"

Dream. Wish. Love. Faith. and Fight. I Believe.. That's what life is all about..

Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Tips Menggunakan Lensa Zoom (Tele) tanpa Vibration Reduction

Para penggemar lensa tele karena faktor keterbatasan budget seringkali memilih membeli lensa tele non VR (Vibration Reduction) pada lensa-lensa Nikon, atau non IS (Image Stabilizer) pada Canon. Terlepas dari segi kualitas, selisih harga yang berbeda jauh dengan lensa VR menjadi salah satu pertimbangan untuk beralih ke lensa non VR. Fitur VR ini berfungsi menyeimbangkan bidikan lensa dan mengurangi getaran pada saat mengambil gambar sehingga mendapatkan hasil yang stabil. Dengan sistem VR pada tubuh lensa, lensa VR menghasilkan gambar yang lebih fokus (stabil) dengan kualitas optik yang lebih baik bila dibandingkan dengan lensa non VR. 

Menggunakan lensa non VR apalagi yang termasuk lensa tele (100mm ke atas) bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang jika tahu bagaimana cara menyiasatinya, dan susah jika dari awal sudah tidak mau repot. Berikut ini beberapa tips menyiasati penggunaan lensa tele non VR agar tetap menghasilkan gambar yang bagus dan fokus:

  • Pakai tripod, tripod bisa cukup membantu menyangga dan menstabilkan kamera saat mengambil gambar.
  • Kalau misalnya handheld maka peganglah lensa kuat-kuat. Usahakan selalu fokus dan tidak goyang saat menekan tombol shutter. Tingkatkan konsentrasi.
  • Usahakan gunakan lensa hanya dalam kondisi pencahayaan yang bagus dan dengan kondisi obyek yang statis/tidak bergerak. Jangan gunakan lensa pada kondisi lowlight.
  • Atur speed dengan shutter speed yang tinggi.
  • Gunakan manual setting untuk mengatur fokus.
  • Perbanyak latihan sehingga terbiasa menggunakan lensa tele meski tanpa bantuan VR. 

Selebihnya biarkan feeling yang bermain. Jika sudah terbiasa saya yakin lama-kelamaan kamu bisa menguasai penggunaan lensa tele non VR tanpa tripod sekalipun. 

Berikut ini beberapa contoh foto dari akun instagram saya (neira_yume) yang saya ambil menggunakan lensa tele Nikkor 70-300mm f4-5.6G non VR dengan handheld. Jarak fokus atau yang saya ambil adalah 300mm dengan aperture f/5.6. Hasil gambarnya untuk ukuran lensa tele non VR yang diambil secara handheld terbilang cukup tajam dengan background blur yang soft bukan? Meski jujur cukup dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan hingga memerlukan puluhan jepretan untuk menghasilkan satu foto yang tajam dan fokus.


Lensa tele Nikkor 70-300mm f4-5.6G non VR saya juga sukses digunakan untuk mengambil foto bulan dalam kondisi lowlight dan tanpa memakai tripod. Tipsnya adalah dengan mengatur shutter speed dengan speed yang relatif tinggi, menggunakan aperture rendah dan mengurangi exposure hingga -3EV atau lebih (jika dibutuhkan).



Jadi meskipun lensa non VR relatif jauh lebih murah dari lensa VR dan dengan kualitas yang juga kalah jauh dibawah lensa VR, penggunaan lensa non VR untuk tetap dapat menghasilkan gambar yang bagus dan fokus masih bisa disiasati. Akan tetapi sebaiknya jangan gunakan lensa non VR sebagai lensa utama atau untuk penggunaan sehari-hari karena kualitas gambarnya yang terlalu beresiko tidak fokus. Gunakan lensa non VR sebagai lensa tersier, lensa pengganti yang bisa digunakan saat dibutuhkan atau untuk memotret obyek-obyek dengan kondisi tertentu.

Sneakers' Laces Style^^, Cara Bikin Sneakers Kamu Jadi Lebih Stylish..(All About Sneakers Part 2)

Buat kamu-kamu yang punya sneakers, tapi ngerasa sneakersmu terlalu plan alias kurang asik, berikut aku kasih tips untuk sneakers's makeover. Yang harus kamu lakuin buat memodifikasi tampilan sneakers kesayanganmu itu jadi lebih stylish, salah satunya adalah dengan mengganti laces (tali)nya dengan beberapa variasi warna dan motif. 
Inspirasinya dari gambar ini nih:
Rainbow laces, tali sneakers warna pelangi
"Iiiiih, unyuuu buuuaaangeeet eeeaa warna lacesnya." (ekspresi ala 4L4Y :P). 
Kamu bisa kok bikin sneakersmu terlihat lebih catchy kayak contoh gambar itu tadi. Perlengkapan yang kamu butuhin cukup 2 aja:
  1. Sneakers (ya iya lah :D)
  2. Laces dengan beragam variasi warna dan motif
Sneakers hitam pink polkaku
 
Variasi laces 
Udah siap berkreasi kah? Kita mulai yuuk!! :)
  1. Sebelum mengganti laces, tentuin dulu theme sesuai selera style favoritmu. Kesan kayak apa sih yang sebenernya pengen kamu tampilin? Misalnya, sweet, girly, chic, fresh, casual, soft, elegant atau malah gothic? Kalau kamu pengen terlihat sweet, laces berwarna baby pink, peach, yellow atau warna terang lainnya bisa jadi pilihan tepat buat nyiptain image so sweet kamu. Laces motif polka juga boleh dicoba. Kalau image gothic yang kamu pilih, siapin laces warna-warna dark, hitam misalnya. Laces bermotif skull yang lagi nge-trend juga bisa kamu jadiin pilihan buat terkesan gothic abisss!!
  2. Kalau themenya udah jelas dan lacesnya juga udah siap sedia, sekarang saatnya bongkar pasang sneakersmu :)
Untuk bantu munculin imajinasi kamu, aku tampilin hasil modifikasi sneakers' lacesku ya :). Kali ini aku bikin 5 theme andalan: plain black, soft white, sweety pink, elegant purple, dan lovely polka. 
Plain Black 
Soft White
Sweety Pink
Elegant Purple
Lovely Polka
MySpace
Gimana? Unyu-unyu khan? :)
Selain ganti style lacesnya, biar +keren, kamu juga bisa lho memodifikasi cara masang lacesnya dengan beberapa gaya. Simak baik-baik tutorialnya nih:  
Image source: http://www.lolanblob.ee/blog/laces_eng/

Oh ya, toko aksesoris yang nyediain macam-macam sneakers' laces di Malang ada di Fummi Girly Shop, Ruko Togaya Kav.6, Jalan Bendungan Sutami. Tokonya belum lama buka kok. Setauku dulu di Stroberi Matos (Malang Town Square) ada juga, tapi pas terakhir nyamperin ke sana, udah nggak nemuin laces lagi, hiks :(. 

Di Fummi Girly Shop, sneakers' lacesnya lumayan komplit, bisa buat transgender alias cewek-cowok, mulai dari yang polosan sampai yang bermotif juga ada, dengan warna yang bervariasi tentunya (malah promosi, hehe :P). Btw, motif skullnya asik loh :D. Untuk laces yang polos harganya Rp.3.500,00, kalau yang ada motifnya Rp.6000,00. Kualitas sablonannya bagus kok, khan aku belinya di situ, jadi udah aku buktiin sendiri. 

Sekian tips dari aku, moga bermanfaat :D 

My New Sneakers^^, Tips Sebelum Beli Sneakers (All About Sneakers Part 1)

Yang namanya sneakers pastinya udah nggak asing lagi buat kawula muda jaman sekarang. Kalau mereka ditanyain,
"Ke sekolah pakai sepatu apa? Sneakers."
"Kuliah? Ya sneakers dong!!"
"Kalau hang out? Lebih asyik pakai sneakers." 
Itulah kenapa sneakers lagi nge-trend sekarang. Banyaknya variasi dari segi style dan juga laces yang disediakan di pasaran bisa jadi salah satu bukti kalau sneakers memang lagi in. Semakin nge-trend, semakin banyak orang yang pakai, lalu permintaan pasar kian meningkat. Efeknya produsen semakin berlomba-lomba memenuhi permintaan pasar dan bersaing dengan produsen lainnya untuk merebut pangsa pasar. Nah, dari situlah macam-macam sneakers mulai bermunculan, ya sebagai trick untuk memenangkan pangsa pasar itu tadi. Dan kita, sebagai konsumen-lah yang diuntungkan. Bisa memilih sneakers sesuai selera style kita, cukup modal duit aja.

Sneakers
Image source: https://picasaweb.google.com/lh/photo/BWsHhiZv0YTdb4gFXw-Z4Q
Bisa dibilang sneakers punya dualitas fungsi yang menjawab kebutuhan konsumen akan sepatu yang nyaman, tapi juga stylish. Pertama, sneakers nyaman dipakai dan cocok digunakan di hampir segala suasana (kecuali yang bersifat formal). Kedua, sneakers menawarkan casual style yang pas banget dengan selera style anak muda jaman sekarang.

Apalagi seiring dengan Korean Fever yang lagi mewabah di dunia, khususnya di Indonesia, sneakers yang 'identik' dengan style sepatunya para Korean Idols ini jadi semakin digemari.
Salah satu BB (Boy Band) Korea, SHINee, yang terkenal dengan sneakers  stylenya
Image source: http://hallyuaffect.blogspot.com/2011/08/shinee.html
Big Bang's sneakers style
Image source: http://topicstock.pantip.com/woman/topicstock/2009/04/Q7810459/Q7810459.html

Bertolak dari kedua fungsi dan (sedikit) pengaruh Korean Wave tersebut, gejolak sneakers user wannabe dalam diriku mulai muncul kembali (#halah :D). Kebetulan lagi butuh sepatu buat main juga. Ini karena 3 sneakersku jaman masih kuliah dulu (warna cokelat, hitam-pink, putih-ungu) udah nggak layak pakai lagi dan sejak saat itu aku mulai beralih ke sepatu ke-cewek-cewek-an yang rasanya kurang nyaman untuk dikenakan saat berpergian.

Alhasil, mulailah dilakukan tahap hunting. Awalnya tentu saja lewat googling. Setelah nggak nemuin inspirasi tentang sneakers yang diingini, mendadak muncul ide brilliant. Pelototin MV (Music Video)nya BB dan GB Korea buat ngelihat sneakers yang dipakai. Dari hasil hunting yang 'aneh' itu akhirnya jadi tau gambaran sneakers yang mau dibeli. Kira-kira kayak gini nih:
Sneakers yang dipakai Taemin SHINee di MV Replay (Japanese Version) 
Sneakers yang dipakai Victoria f (x) di MV Pinocchio
Kini saatnya merealisasikan target. Selasa, 10 Juli'12 aku meluncur ke Matos (Malang Town Square) bareng salah satu temenku. Setelah sempat melihat-lihat buku (sebentar) di Gramedia, kita naik ke lantai 3, menuju Matahari Department Store. 

Mataku langsung bling-bling saat melihat salah satu sneakers merek Nevada warna peach. Ada pilihan warna kuning juga, dengan model yang hampir sama. Karena warna dan modelnya yang so catchy, tanpa nunggu dipersilahkan mbak/mas SPG, langsung aku coba sneakers itu. Sayangnya sneakers itu nggak ditakdirkan berjodoh denganku :(. 

Setelah aku pakai, telapak kakiku kelihatan +jumbo, sangat kontras dengan ukuran badanku yang terbilang cungkring T.T. Sialnya, temenku juga bilang itu sneakers nggak pantes di kakiku. Nggak mau ambil resiko terlihat aneh saat nantinya pakai sneakers itu, akhirnya aku merelakannya dan memilih model lain. Padahal, selain dari segi warna dan model yang membuatku langsung jatuh hati (minus perekat di atas lacesnya), kualitasnya juga OK punya, dengan harga yang masih dapat ditolerir budget yang aku sediain. 

Sesaat setelah membuat mbak-mbak SPG bolak-balik stock room buat nyari ukuran 40 dari sneakers hitam variasi biru yang ternyata lagi kosong, mataku tertuju pada sneakers hitam dengan sedikit motif pink polka yang melingkar di bagian samping dan belakang sneakers. Mereknya Nevada juga, merek yang udah cocok dengan selera sekaligus budgetku (2 dari 3 sneakersku dulu mereknya Nevada lho :$).

Modelnya sih secara garis besar mirip dengan sneakers peach yang tadi, setipe lah, cuman bahannya yang beda, meski kualitasnya OK juga. Kalau sneakers peach dilapisi lagi dengan (semacam) plastik transparan yang bisa bikin efek glowing, yang hitam ini nggak ada unsur plastik transparannya. Awalnya sempet ragu sih, mau beli yang ini atau nggak jadi beli sekalian. Yang bikin ragu tentu aja warnanya yang so plain, hitam nge-dark gitu. Ditambah lacesnya kebetulan hitam juga sekalian. Mumumumu.. berasa no hope waktu itu :(. Tapi pas dicobain, diluar dugaan ternyata pantes juga, ukurannya juga siap sedia (size: 40). Terus kalau dilihat mirip-mirip sneakers yang dipakai Victoria f (x) :). Atas beberapa pertimbangan, akhirnya aku beli deh, dengan angan-angan langsung ganti lacesnya pakai yang warna-warni. 

Ini lho tampilan sneakers hitam pink polkaku:    
Yang ini tampilan setelah lacesnya dimodifikasi:

Harga sneakersnya IDR 199.000, atau 200.000 kembali 1.000 kencring. Eh, tapi so lucky lho, pas udah di depan kasir tiba-tiba dibilangin sama mbak-mbak kasirnya kalau dapat diskon 25.000, jadinya ya tinggal bayar 174.900 aja gitu, atau 175.000 kembali 100 kencring beneran, haha :D. Padahal di bar codenya sama sekali nggak tertera diskon. Dalam rangka liburan kali ya Matahari bagi-bagi diskon. Lucky banget deh belinya pas hari itu! Alhamdulillah *sujud syukur*.

Sneakers yang aku beli (hanya) seharga 174.900 dengan kualitas jempolan ini (aku yakin banget bakalan awet) termasuk murah untuk ukuran sneakers dengan kualitas yang sama, tapi hasil produksi merek lain, misalnya: Converse, Reebok, Airwalk. So, tinggal pinter-pinternya milih aja sih. 

Pengen tau gimana biar nggak salah pilih kalau mau beli sneakers? Berikut ini beberapa tipsnya:
  1. Tanya pada diri sendiri, apa tujuan kamu buat beli sneakers? Apa karena memang sedang butuh alias keperluan mendesak, nggak begitu butuh alias nggak beli juga nggak masalah, atau sekedar pengen, buat nambah koleksi aja? Ini untuk hindarin kamu dari pola hidup konsumerisme. Kalau tujuanmu termasuk pilihan kesatu, silahkan simak tips selanjutnya. Tapi kalau kedua dan ketiga, scroll mouse-mu ke atas, pencet tombol (X) di pojok kanan atas, terus tutuplah blog ini sambil mencak-mencak, hehe :D
  2. Berapa budget yang kamu sediakan untuk beli sneakers? Harus jelas perhitungan berapa budget minimalnya, berapa maksimalnya. Tujuannya biar kamu nanti nggak kalap pas ngelihat barang bagus, tapi harganya jauh di atas budget kamu. Meski toh akhirnya kamu bisa bayar di atas budget, alangkah baiknya menghindari itu, agar keperluanmu akan barang lainnya nggak tertutupi hanya karena membeli satu barang di atas budget yang ditentukan. Bijak-bijaklah dalam urusan keuangan :P
  3. Setelah tau perkiraan budget minimal dan maksimalnya, mulailah googling atau minta pendapat temen kamu yang ahli dalam dunia per-sneakers-an, buat cari gambaran. Kira-kira sneakers yang kayak gimana yang kamu pengenin. Sesuaiin juga dengan kebutuhanmu. Butuh yang asal pakai aja, yang awet, yang stylish atau yang mengakomodir semuanya? Selanjutnya baru sesuaikan antara budget yang kamu sediain tadi dengan kriteria sneakers yang kamu butuhin. Ada nggak yang harganya sesuai dengan budget, tapi juga sekaligus menjawab kebutuhanmu? Nah, yang kayak gitu nanti yang harus kita pilih :)
  4. Tujuan beli sneakers udah jelas, budget dan gambaran sneakers yang dipengenin juga udah siap, pencarian alias hunting pun bisa dimulai. Amati lekat-lekat sneakers yang ada di hadapanmu satu-persatu. Lakukan metode evaluation by seeing, dengan mengelompokkan berdasarkan kriteria yang udah kamu buat tadi, terus berikan peringkat berdasarkan penilaianmu. Pada tahap ini jangan sampai tergoda nafsu ya! Tahan keinginan buat beli sneakers yang nggak sesuai dengan apa yang udah kamu rencanain, hanya karena barangnya waaah!! (bikin ngiler). Kebanyakan sih gitu
  5. Gimana? kira-kira ada yang nyerempet-nyerempet nggak barangnya? Kalau ada, OK dari segi model, bahan, warna, ukuran, terutama harga, ya langsung samber aja bawa ke kasir. Kalau minus satu kriteria, misalnya warnanya kurang kamu suka, masih bisa disiasatin kok. Kayak yang udah aku praktekin, ganti lacesnya biar lebih catchy meski warna dasar sneakersnya plain, kurang menarik. Kecuali kalau kamu defensive banget masalah style, ya jangan dipaksain, daripada nyesel belakangan. Demikian juga sebaliknya, kalau model dan warnanya bagus, ukurannya ada, tapi bahannya kurang berkualitas (jika dibandingin sama harganya) lebih baik kamu pertimbangkan lagi deh untuk beli
  6. Jangan pernah memaksakan membeli sesuatu kalau hatimu merasa kurang sreg, kecuali karena kondisi darurat, misalnya nggak ada barang alternatif lainnya. Belanja bukan hanya soal membeli sesuatu dengan duit, tapi juga soal kepuasan hati. Kalau kamu memaksakan untuk membeli, bisa jadi akhirnya nggak kamu pakai, karena pengaruh kurang puas itu tadi, malah jadi mubadzir khan? Ya mubadzir duitnya, mubadzir juga barangnya karena nggak kepakai. Sekali lagi, yang bijak ya :) *sambil ngomongin diri sendiri juga ini*
  7. Kurang lebih sekian tips dari aku :). Moga bisa bermanfaat buat kamu ya..
Oh ya, habis ini aku mau nge-post tentang Sneakers' Laces Style^^, Cara Bikin Sneakers Kamu Jadi Lebih Stylish..(All About Sneakers Part 2), isinya tips dan foto-foto unyu hasil modifikasi sneakers' lacesku yang udah aku ceritain tadi lho. Pantengin juga ya..

What willl you do when you're sad? :(


“Sometimes, when you're so sad you don't know what to do, it helps to be angry.” ― Cornelia Funke, Inkheart ―

Quotes said by Cornelia Funko above quite makes sense. Sometimes, I have questions in my mind, for what reason we suddenly feel like angry when we're sad? And what should we do when we feel it? Does anyone know the answer? Having curious about it I try to look for the answer by analizing my own experiences when I'm sad and nearly get angry for no reason.

I think everyone will agree with me when I say both the feel of happy and sad can't be separated from brain cells. Simply, what we feel is the result of what our brain messengers tell, so that we can feel. So do for the case of happy and sad. From http://www.teachhealth.com/chemmess.html, it said that, 
"There are vital chemicals that are carry messages between brain cells as of allow brain cells to "talk to" one another. The first one is the brain's "HAPPY MESSENGERS" (technically known as Biogenic Amine/Endorphin System), its function is carry the messages that are happy and up beat messages. The other called the brain's "SAD MESSENGERS" that carry somber and quieting messages."
"Stress, however, causes problems with the brain's HAPPY MESSENGERS. When life is smooth, the happy messages keep up with demand. But when too much stress is placed on the brain, the HAPPY MESSENGERS begin to fall behind on their deliveries. As the stress continues, the happy messages begin to fail. Important nerve centers then receive mostly sad messages, and the whole brain becomes distressed. The person enters a state of brain chemical imbalance known as "OVERSTRESS"." (http://www.teachhealth.com/chemmess.html)
From what we've discussed, scientifically, we now know that the reason why we suddenly feel like angry when we're sad (maybe) is because the important nerve centers receive sad messages more than happy messages, and as a result, not only we probably feel depressed but also we don't know what to do and ultimately have an impact on angry. In this case, to avoid angry, we must make the brain's HAPPY MESSENGERS work to carry our happy messages more than our sad messages, but how?

The brain's HAPPY MESSENGERS have important function and role by transferring happy message to the important nerve centers in order to make us feel happy. That's why we always suggested to think positively, so that the brain's HAPPY MESSENGERS can compete with the sad messages and work stronger than the brain's SAD MESSENGERS in the important nerve centers. In my opinion, when we think positively, we can make the working of the brain's HAPPY MESSENGERS overcome with sad messages we have.
"Everyone inherits a certain ability to make and use Happy Messengers in the brain. As long as you can make enough Happy Messengers to keep up with the stress in your life, you will find stress to be fun, exciting, enjoyable, challenging. In fact, without it you would be bored." (http://www.teachhealth.com/chemmess.html)
According to what I've said before, always think positively is one of 'basic' solution to make us feel not too depressed when we're sad. Besides, there are another way to relieve sadness. I'll give you some solutions how to relieve sadness based on my own experiences. Check this out!! :D

1. Crying and then praying

From what I've read, it turns out that crying have health benefits, such as remove your body's toxin through your eyes, reduce your stress, increase your mood and relieve your feelings. So, crying when you're sad for once in a while isn't a bad thing to do. Usually, after crying, I pray to my God, wish that God will lead me whatever might happen.

2. Sharing your sadness with someone

There must be a reason behind your sadness, right? It will be good if you're not alone or not feeling alone when you're sad, therefore, sharing with someone can be one of good solution to relieve it. You can talk about your problem and ask for advice from your friend, your brother or sister, or maybe your parent. In this option, I think the closer you're with them, the more they've known about you and understand how you feel. Sharing with someone will make you feel more comfortable, although there's another people who won't.   

3. Have quality sleep by sleeping deeply

Have you ever hear about quality sleep? 
"Quality sleep is that of sufficient duration and depth that results in one feeling awake and refreshed throughout the day."  (http://www.goodsleepadvice.com/2-goodquality.html). 
You can get quality sleep by sleeping deeply. Sleeping deeply is needed for relaxing your mind. With sleeping deeply, we can forget our sadness for a moment and be refreshed after we wake up. For me, when I don't want to think seriously about something that will lead me to the sadness, I'll go to sleep in a few hours, until my head dizzy. And trust me, it works!!

4. Relaxing in the nature

Biking or walking out of your room to the nature place will give you a new atmosphere. You can breath of fresh air, see green leaves, or lying down beneath the blue sky :D. Going to waterfall or flower garden might be quite far, if that's so, you can go to nearby grass field and lying down as much as you want :D LOL.. 

By relaxing in the nature, you feel not only a new atmosphere, but also how precious to enjoy your life as there are a lot of great place you've never seen before. At last, your feeling of sadness will be replaced with the feeling of gratefulness to your God.

5. Listening to the music or singing

When you go to a spa house or when you're having facial treatment at a beauty salon, almost of those place are playing instrumental music while giving a treatment. Don't you know why? It's because instrumental music believed to provide a relaxing effect to the listener. It changes your mood, so you can feel comfort and calm. Sometimes, I listen to the melow music and not the instrumental ones. The songs from Korean Ballad singer will be my choice, such as 4Men, 2AM, SUJU K.R.Y, etc. Well, everyone have their own taste in the music they're listening to.

As for singing, it doesn't matter how bad your voice is, as far as it can make you happy just do it! :D. Once in a while, I sing even when I'm in my boarding house. The genre of song that I sing should be adapted to the condition of my heart at that time, for example, I sing melow song when I'm sad and singing the pop rock song with such a scolding rap lyric when I'm angry with someone but I can't scold him/her. So far, my boarding house friends are laughing at those strange hobby of mine, but I keep in acting cool :D.

6. Reading or writing

Some people might say that when they're sad, they don't have any 'enough' mood for reading or writing. I don't think so, because when you're in 'sad mode', it's like an appropiate time to get some motivation for yourself, and that's you can get by reading. Why? Because reading make you think. When we are reading, both of our eyes and brain (and maybe also our feeling) working to interpret what we read. For example, if we read a motivational book about life, our brain will affected by it, and further we will take an action as a result from what we've read. In this case, in my opinion, the contents of book that learnt by people who are sad will be more touched as long as the genre isn't comedy book :D.

For me, it's easier to write what's on your mind when you're sad. You might write about your feeling and your thoughts. You can write articles like I do, or if you genius you should write cerpen  or novel  so you can publish it later. Inspiration obtained when you're sad sometimes is the greatest ones, without you ever realize.

7. Watching comedy film

I think this is the most enjoyable way to get rid of our sadness. Suddenly, you just can laugh even in the other side of your heart your sadness is still remained. I use this solution most than the other. Maybe it sounds like force yourself to laugh when you shouldn't, but trust me it really an effective way provided that your comedy film is really funny, if not, I can't guarantee it :D.

Let me tell you the list of comedy genre I've ever watch. Since I'm expert in Japanese Dorama, I'll tell you the best 5, the 1st grade is My Boss My Hero (2005), I'm sure you can't (not) laugh when you watch Nagase Tomoya's action in this dorama, the 2nd is Hanazakari no Kimitachi e or Hana Kimi (2007), Ikuta Toma's action and his face's expressions is so funny, the 3rd is Unobore Deka (2010) starring Nagase Tomoya (again), the 4th is Nodame Cantabile (2006), this dorama is funny in its own way, and the last is Otomen (2009), funny with a little bit of romance.   

8. Eating sweets

Chocolate and ice cream will be the best sweets that you're eating when you sad. It will taste more delicious than when you eating it normally. I ever eating ice cream while crying. And what happen is, I'm more focused on what I eat and then stop crying :D. Maybe I'm a freak, but you can try it and proved what I've done. Because of that, now, everytime when I feel down, have no passion, and in a bad mood, eating ice cream is one of my tips to avoid from get worse.        


9. Riding on ferris wheel

I remember when I'm trying to ride on ferris wheel for the first time. Not when I'm young, but it just happened recently. My parent always not allow me to ride on it, I don't know why, maybe becase they worry that I'll scare when I'm riding on it. Then, from some of japanese dorama that I've watched, there are several scenes that showed you must seeing or riding on ferris wheel when you're sad. It said that seeing the light that shines from the rotating ferris wheel will make you calm and forget your sadness.

Since then, my curiosity begin and I decided to ride on it, even if I have a little scare. Finally, I went to Batu City Park with my friend. We've been a little bit bad mood at that time, so we decided to have some amusement. At first, we were just sitting at chair and seeing those ferris wheel until we were riding on it when sunset time. Then do you know what I feel? It's so wonderful. I don't know why but it feel like a tranquility rotating around me. Seeing lights from above as far as the eye can see, and in sunset time, it really relaxing. Just try it for once!!  

Anyway, that's all the 9 points of my solution on how to relieve sadness. I'll hope it can be helpful to you. Thank's for reading :D. And before you leave this page, would you mind to read this closing quotes below.    

Closing quotes:
“Happiness depends upon ourselves.” ― Aristotle ―
 “People are just as happy as they make up their minds to be.” ― Abraham Lincoln ―
 “Rules for Happiness: something to do, someone to love, something to hope for.” ― Immanuel Kant ―
Reference:
http://www.teachhealth.com/chemmess.html
http://www.goodsleepadvice.com/2-goodquality.html

Picture source:
http://www.wallcoo.net/
http://vi.sualize.us/